![]() |
| jangan pernah menunda mengatakan cinta karena penyesalan akan bersahabat denganmu |
Prolog...
Di sebuah perguruan swasta ternama
di Jakarta tepatnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis terdapat satu genk yang
paling tenar seantero kampus. Mereka dikenal dengan sebutan Rush. Mereka
digawangi oleh empat orang cowok dan tiga orang cewek.
Boby,
cowok paling misterius. Dia sangat cerdas, pendiam. Tubuhnya tinggi,
berpunggung bidang, berkacamata dan di sekeliling wajahnya terdapat
rambut-rambut tipis yang membuatnya tampak begitu maskulin. Boby adalah yang
memiliki banyak fans namun dialah satu-satunya yang belum pernah berpacaran.
Redo,
terkenal playboy. Wajahnya tidak setampan Boby, namun dia paling pandai dalam
memikat wanita. Tidak ada yang lebih dari 3 bulan bila berpacaran dengannya.
Namun Redo tidak pernah mendua, dia selalu memutuskan hubungan secara baik-baik
dan tidak lama kemudian punya gandengan baru.
Naw, cowok
dingin dan pendiam. Dia tidak pernah berinteraksi dengan cewek lain selain
dengan Ibu, adik perempuannya, dan keempat cewek dari genk nya. Desas desus
mengatakan Naw berlaku demikian karena dia pernah disakiti oleh cewek yang
pernah menjadi pacarnya ketika SMA.
Brata, dia
adalah yang paling ramah dari yang lain. Tubuhnya tinggi dan bidang. Dia pernah
berpacaran satu kali namun kandas begitu saja dikarenakan Brata lebih memilih
tidur daripada kencan.
Vera, cewek
paling cantik di Rush. Dia memiliki gigi kelinci, tubuh tinggi dan kaki yang
jenjang, kulit putih, serta matanya berwarna cokelat. Vera pun cewek yang
paling pintar di Rush. Teman-temannya selalu menjodoh-jodohkannya dengan Boby,
namun Boby tidak pernah memberikan kepastian kepada Vera.
Riri, bisa
dikatakan isi di dalam tasnya hanyalah peralatan make up. Dalam waktu 30 menit
sekali Riri akan ke toilet dan membenarkan make upnya yang sudah hilang.
Sasha, dia
adalah mantan dari Redo. Ya, Redo pernah memacari sahabatnya sendiri. Walau
sudah putus, namun Sasha masih mengharapkan Redo. Alasannya bertahan di Rush
adalah agar dia bisa terus dekat dengan Redo walau statusnya saat ini bukanlah
pacarnya lagi.
Ya, tiap
kali Rush melewati siapapun, siapapun yang dilewati oleh mereka akan
membicarakan mereka. Satu-satunya orang yang tidak membicarakan mereka adalah
Mini—mahasiswa baru yang kesulitan mendapatkan teman.
Sebenarnya
gadis bertubuh kurus dan berambut gelombang itu begitu tertarik dengan Boby.
Dia begitu menyukai Boby sejak pertama menginjakkan kaki di kampus. Baginya,
Boby adalah cowok yang sangat sulit untuk dimasuki dan sangat sulit untuk
ditebak.
Hingga pada
suatu hari sebuah kesempatan itu muncul…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar